banner
banner

Haru Suasana Pengukuhan Paskibra Petarukan: Dari Derap Langkah Tegap hingga Bersimpuh Memohon Doa Ibu-Bapak

  • Bagikan
Haru Suasana Pengukuhan Paskibra Petarukan: Dari Derap Langkah Tegap hingga Bersimpuh Memohon Doa Ibu-Bapak

PEMALANG – Derap langkah tegap serba putih memecah keheningan Aula Kecamatan Petarukan, Sabtu (15/8/2026) malam. Dengan presisi dan kedisiplinan tinggi, puluhan siswa-siswi pilihan melangkah mantap memasuki arena pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Petarukan untuk Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

​Malam itu, aula kecamatan menjadi saksi bisu prosesi pengukuhan yang tak hanya memancarkan kebanggaan nasionalisme, tetapi juga menyisakan momen haru mendalam.

Suasana khidmat menyelimuti ruangan yang dihadiri langsung oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca)—termasuk Kapolsek dan Danramil—bersama para pelatih serta jajaran pegawai kecamatan.

Example 300x600

​Keheningan prosesi formal seketika berubah penuh linangan air mata saat memasuki sesi sungkeman. Usai mengucapkan ikrar dan resmi dikukuhkan, para anggota Paskibra melangkah mendekati kursi orang tua masing-masing.

Tanpa canggung, para pemuda-pemudi yang tadinya berdiri gagah itu mendadak bersimpuh, menundukkan kepala, dan menggenggam erat tangan ayah serta ibu mereka untuk memohon doa restu. Air mata haru memuncak ketika para orang tua merengkuh tubuh putra-putri terbaik mereka, menyadarkan bahwa di balik seragam gagah tersebut, mereka tetaplah anak-anak yang menggantungkan suksesnya pada restu keluarga.

​Camat Petarukan, Muhibin, A.Md., S.H., dalam pengarahannya menegaskan bahwa keberhasilan para siswa berdiri tegak malam itu tidak lepas dari kucuran keringat dan doa tulus yang terus dipanjatkan oleh orang tua mereka.

​Ia menginstruksikan seluruh anggota Paskibra untuk senantiasa menjaga kondisi fisik dan mental agar mampu menyajikan performa terbaik pada puncak upacara pengibaran bendera, Senin (17/8/2026) mendatang di Lapangan Pegundan.

Selain meminta para siswa tetap disiplin mematuhi instruksi pelatih dan merawat solidaritas tim, Muhibin menekankan pentingnya pembentukan mentalitas generasi muda. Menurutnya, penggemblengan Paskibra harus melahirkan pemuda yang hebat, berkarakter, mandiri, serta memiliki keteguhan iman kepada Allah SWT.

​Mengakhiri amanatnya, Camat Petarukan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada jajaran pelatih serta seluruh anggota Paskibra yang telah menunjukkan loyalitas dan dedikasi luar biasa sepanjang masa persiapan menuju hari bersejarah tersebut. (red/cmigroup).

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *