banner
banner

Bukan Sekadar Pulang, Marc Ciria Ingin Messi Mengakhiri Cerita dengan Terhormat

  • Bagikan

Kepergian Lionel Messi dari FC Barcelona pada musim panas 2021 akan selalu diingat sebagai salah satu tragedi terbesar dalam sejarah sepak bola. Tidak ada pesta perpisahan di depan stadion yang penuh, tidak ada angkat trofi terakhir; yang ada hanyalah ruang pers yang dingin dan air mata yang tumpah di atas selembar tisu. Kini, Marc Ciria, calon presiden Barcelona untuk periode 2026, bertekad memperbaiki sejarah yang cacat tersebut.

Mengoreksi “Perpisahan di Tengah Malam”

Dalam kampanyenya, Ciria melontarkan kritik halus namun tajam terhadap cara manajemen saat ini memperlakukan Messi. Ia merujuk pada kunjungan-kunjungan Messi ke Barcelona beberapa waktu lalu yang terkesan “sembunyi-sembunyi” dan informal.

“Kami ingin legenda kami dapat kembali ke klub tanpa harus melakukannya di tengah malam dan secara diam-diam,” ujar Ciria.

Example 300x600

Bagi Ciria, kepulangan Messi bukan sekadar soal menambah jumlah gol di statistik klub, melainkan soal restorasi martabat. Ia ingin Messi kembali lewat pintu depan, disambut oleh struktur klub yang solid, dan diberikan panggung yang layak di Camp Nou yang kini tengah bersolek megah.

Menjembatani Luka antara Messi dan Laporta

Ketegangan antara Messi dan presiden petahana, Joan Laporta, bukanlah rahasia umum. Meskipun Laporta mencoba memperbaiki hubungan dengan rencana pembangunan patung, Ciria menawarkan sesuatu yang lebih konkret: peran aktif dalam masa depan klub.

Ciria memahami bahwa untuk memulangkan Messi, klub harus menawarkan lebih dari sekadar nostalgia. Ia menjanjikan struktur organisasi yang kuat sehingga Messi tidak perlu lagi memikul beban klub sendirian di pundaknya, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Sihir yang Belum Usai

Banyak yang meragukan apakah Messi masih kompetitif di usia yang hampir berkepala empat. Namun, performanya di Inter Miami adalah jawaban telak. Dengan torehan 29 gol, 19 assist, dan gelar MVP MLS selama dua musim beruntun, Messi membuktikan bahwa sihirnya belum pudar.

Marc Ciria melihat ini sebagai peluang emas. Messi yang masih berada di level elit adalah sosok yang tepat untuk membimbing generasi muda Barcelona (seperti Lamine Yamal) sekaligus memberikan penutup karier (last dance) yang purna bagi para pendukung setianya.

Membawa pulang Messi adalah langkah krusial untuk menyatukan kembali basis penggemar yang sempat terpecah. Marc Ciria percaya bahwa hubungan antara Barcelona dan Messi harus abadi, seperti hubungan Michael Jordan dengan Nike.

Jika rencana ini terwujud pada 2026, dunia tidak akan lagi mengingat Messi lewat tangisannya di ruang konferensi pers 2021, melainkan lewat senyumannya saat mengangkat tangan di hadapan 100.000 penonton di Camp Nou yang baru. Ini bukan sekadar transfer pemain; ini adalah upaya mengembalikan jiwa Barcelona ke tubuhnya.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *