Pekalongan, 1 November 2025 – Setelah upaya pencarian intensif semalaman, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi seorang wanita yang diduga melakukan bunuh diri dengan melompat dari Jembatan Kali Loji, Kota Pekalongan. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Sabtu pagi.
Korban diidentifikasi bernama Ida Kristinawati (46), yang merupakan warga Kandang Panjang VIIB No 27A.
Peristiwa tragis ini bermula pada Jumat malam, 31 Oktober 2025, sekitar pukul 21.44 WIB. Pihak PMI Kota Pekalongan menerima laporan laka air (kecelakaan air) dari pelapor bernama Raisa, yang kemudian segera diteruskan kepada instansi terkait seperti Basarnas dan Kepolisian untuk tindakan lebih lanjut.
Menurut keterangan saksi mata, korban terlihat melompat dari atas Jembatan Kali Loji. Setelah jatuh ke air, korban sempat terlihat timbul tenggelam.
“Saksi melihat korban sudah berada di air sungai Lodji dengan keadaan kepala korban timbul tenggeIam dan tangan mengapai gapai. Namun korban hilang di bawah jembatan sungai loji,” demikian laporan awal yang diterima.
Tim gabungan segera melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai Loji. Kondisi gelap di malam hari dan arus sungai menjadi tantangan utama dalam upaya pencarian ini.
Pencarian yang berlangsung hingga pagi hari akhirnya membuahkan hasil. Korban, Ida Kristinawati, berhasil ditemukan sekitar Pukul 08.30 WIB.
“Korban berhasil ditemukan sekitar Pukul 08.30 WIB. Titik ditemukan tidak jauh dari titik awal melompat,” demikian konfirmasi dari PMI Kota Pekalongan (@pmikotapkl) selaku salah satu pihak yang terlibat dalam evakuasi.
Setelah dievakuasi, jenazah korban diserahkan kepada pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk mengonfirmasi penyebab pasti kematian dan mendalami motif di balik dugaan aksi bunuh diri ini. Pihak berwenang juga telah menghubungi keluarga korban untuk proses pemakaman.
Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan spekulasi terkait kejadian ini dan memberikan ruang privasi bagi keluarga korban. Bagi Anda atau kerabat yang membutuhkan bantuan kesehatan mental, diharapkan untuk segera mencari bantuan profesional.









