Pemalang – Seorang bocah berusia 9 tahun bernama Kiki ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun material longsor di Desa Jojogan, Watukumpul, Pemalang, pada Jumat (6/2). Musibah yang dipicu oleh hujan deras sejak siang hari tersebut juga mengakibatkan ibu korban mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di Puskesmas terdekat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun CMI News, proses pencarian korban berlangsung dramatis melibatkan petugas gabungan, relawan, dan warga sekitar. Korban Kiki berhasil ditemukan beberapa saat setelah kejadian, namun nyawanya tidak tertolong. Jenazah langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan sebelum diserahkan ke pihak keluarga.
Sementara itu, kondisi ibu korban saat ini masih dalam pantauan ketat tim medis. “Ibu korban masih menjalani perawatan intensif di ruang rawat inap Puskesmas Watukumpul akibat luka-luka yang diderita,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Warga setempat menuturkan bahwa getaran tanah terjadi sangat cepat sesaat setelah hujan lebat mengguyur lereng perbukitan. “Hujan deras mengakibatkan longsor tadi dan informasinya ada anak yang menjadi korban,” ungkap seorang saksi mata yang terlibat dalam proses evakuasi.
Hingga berita ini diturunkan, petugas BPBD dan relawan masih bersiaga di lokasi untuk memastikan keamanan area dan melakukan pendataan kerusakan infrastruktur maupun pemukiman. Mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, pihak terkait mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat.
Masyarakat, terutama yang bermukim di zona merah atau kemiringan terjal, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra. Curah hujan yang diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan berpotensi memicu bencana susulan di titik-titik rawan longsor wilayah Watukumpul.








