TEGAL – Di tengah terjangan lumpur dan sisa puing banjir bandang yang melanda Kawasan Wisata Guci Pancuran 13, sosok Komandan Lanal Tegal, Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman, tampak berada di garis depan. Kehadiran pimpinan tertinggi Lanal Tegal ini bukan sekadar peninjauan, melainkan memimpin langsung jalannya operasi tanggap darurat pascabencana, Senin (22/12/25).
Begitu bencana banjir bandang dilaporkan menerjang pada Senin pagi, Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman segera mengerahkan pasukannya dan turun langsung ke titik koordinat terparah. Di bawah rintik hujan dan medan yang licin, ia memberikan instruksi strategis untuk memastikan proses evakuasi wisatawan dan warga berjalan tanpa hambatan.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas tertinggi. Saya ingin memastikan seluruh personel bekerja secara efektif, cepat, dan terukur dalam membantu saudara-saudara kita yang terdampak di Guci ini,” ujar Letkol Tato di sela-sela pembersihan material lumpur.
Kehadiran langsung sang Komandan mempermudah koordinasi taktis di lapangan bersama unsur pimpinan dari Polri, BPBD, dan pemerintah daerah. Beberapa langkah krusial yang dipimpin langsung olehnya meliputi:
Akselerasi Evakuasi: Mengarahkan personel ke titik-titik isolasi di area Pancuran 13 yang sulit dijangkau.
Distribusi Logistik Tepat Sasaran: Memastikan bantuan bahan pokok tersalurkan langsung ke tangan warga yang paling membutuhkan.
Normalisasi Akses: Mengawasi penggunaan alat dan tenaga manual dalam pembersihan puing-puing agar jalur ekonomi wisata segera pulih.
Bagi Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman, aksi ini merupakan implementasi nyata dari perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) agar TNI AL selalu menjadi solusi bagi permasalahan rakyat. Ia menegaskan bahwa tugas TNI AL melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP) mencakup mitigasi dan penanggulangan bencana alam secara totalitas.
“Kami tidak akan ditarik mundur sebelum situasi dinyatakan kondusif dan warga mendapatkan bantuan yang memadai. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara di tengah musibah,” pungkasnya.
Aksi sigap yang dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Tegal ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kehadiran pimpinan di lapangan terbukti mampu membakar semangat para prajurit dan relawan, sekaligus memberikan rasa tenang bagi para korban yang tengah mengalami trauma akibat bencana.















