banner
banner

Bukan Sekadar Organisasi, Ketum GWI Minta DPD Babel Jaga Marwah Profesi Pers

  • Bagikan

BANGKA BELITUNG – Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya para jurnalis, tetapi juga menjadi benteng moral bagi profesi pers. Hal ini disampaikan menyusul terbentuknya struktur kepengurusan DPD GWI Provinsi Bangka Belitung yang tertuang dalam SK MENKUMHAM RI Nomor AHU-0000937.AH.01.08.TAHUN 2024.

Ketua Umum GWI, Amir Hajir, SH., memberikan pesan mendalam kepada jajaran pengurus di Bangka Belitung. Menurutnya, eksistensi GWI harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui karya jurnalistik yang bersih, objektif, dan bertanggung jawab.

 

Example 300x600

Menjaga Marwah di Atas Segalanya

Dalam keterangannya, Amir Hajir, SH. mengingatkan bahwa kepercayaan publik adalah aset terbesar wartawan. Oleh karena itu, ia meminta Ketua DPD GWI Babel, Ahmad Bustani, untuk bersikap tegas terhadap segala bentuk pelanggaran etika yang dapat mencoreng nama baik organisasi.

“GWI ini bukan sekadar organisasi formalitas atau papan nama. Ini adalah wadah perjuangan. Saya meminta kepada Saudara Ahmad Bustani dan seluruh pengurus di Babel untuk menjaga marwah profesi pers serta jajaran pengurus disemua wilayah. Jangan sampai ada tindakan yang merugikan masyarakat atau melanggar hukum,” ujar Amir Hajir, SH. dengan nada tegas.

Menyambut mandat tersebut, Ahmad Bustani menyatakan bahwa DPD GWI Bangka Belitung akan fokus pada pembenahan kualitas sumber daya manusia. Ia memahami bahwa tantangan pers saat ini semakin kompleks, terutama dengan maraknya informasi yang tidak terverifikasi.

“Kami menyadari beban moral yang disampaikan Ketua Umum. Bagi kami di Babel, menjaga marwah profesi berarti memastikan setiap anggota kami dibekali dengan pemahaman hukum dan etika yang kuat. Kami ingin dikenal karena kualitas tulisan dan integritas kami di lapangan,” ungkap Ahmad Bustani.

 

Struktur yang Solid untuk Pengawasan Etika

Untuk mendukung misi tersebut, struktur DPD GWI Babel kini diperkuat oleh berbagai bidang ahli, termasuk Bidang Hukum & Hak Asasi Manusia serta Bidang Orientasi Kewartawanan & Keorganisasian (OKK). Jajaran pengurus inti, termasuk Adi Rachmat Widarko (Sekretaris) dan Hesda Tamara Andini (Bendahara), berkomitmen menjalankan fungsi kontrol internal secara ketat.

Tak hanya itu, kehadiran sosok Kombes Pol (Purn) Dr. H. Zaidan, S.H., M.Hum. di jajaran Dewan Penasehat juga diharapkan menjadi kompas moral bagi organisasi agar tetap berjalan di koridor hukum yang berlaku.

Dengan semangat baru ini, GWI Bangka Belitung diharapkan tidak hanya menjadi mitra kritis bagi pemerintah daerah, tetapi juga menjadi pelindung bagi hak-hak masyarakat luas untuk mendapatkan informasi yang jujur dan berimbang.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *