PEMALANG – Menanamkan rasa cinta lingkungan pada generasi muda membutuhkan pendekatan yang lebih dari sekadar nasihat di dalam kelas. Menyadari hal tersebut, Camat Comal beserta jajaran Pemerintah Kecamatan Comal turun langsung menyapa siswa-siswi SMP Negeri 3 Comal, Kabupaten Pemalang, melalui aksi korve (kerja bakti) massal, penanaman pohon, dan edukasi bijak mengelola sampah, 17 Juli 2026.
Langkah ini menjadi bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah dalam merawat bumi sekaligus menyentuh kesadaran ekologis para pelajar sejak usia dini.
Sejak pagi, suasana di SMPN 3 Comal tampak berbeda. Ratusan siswa bersama jajaran kecamatan, Kepala Sekolah, para guru, dan staf sekolah bahu-membahu merapikan lingkungan sekolah. Tanpa canggung, mereka memegang sapu, memilah sampah, hingga menggali tanah untuk menanam bibit pohon baru.
Aksi ini tidak hanya bertujuan untuk membersihkan area sekolah, tetapi juga menghidupkan kembali nilai gotong royong yang menjadi akar budaya masyarakat. Pihak Kecamatan Comal menilai, pengalaman langsung seperti inilah yang akan terus berbekas di ingatan para siswa.
Dalam kesempatan tersebut, para siswa diberikan edukasi praktis mengenai cara memisahkan sampah organik dan anorganik. Edukasi ini penting agar para pelajar memahami bahwa sampah yang dikelola dengan benar dapat mengurangi dampak buruk bagi ekosistem.
“Melalui aksi korve, edukasi pengelolaan sampah, dan penanaman pohon ini, kami berharap semangat gotong royong serta budaya hidup bersih terus tumbuh dan menjadi kebiasaan sehari-hari bagi para siswa,” perwakilan Pemerintah Kecamatan Comal menegaskan.
Pihak kecamatan juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga SMPN 3 Comal atas antusiasme dan keterlibatan aktif mereka sepanjang kegiatan berlangsung.
Pohon-pohon yang ditanam di halaman SMPN 3 Comal hari ini adalah simbol harapan. Seiring tumbuhnya pohon-pohon tersebut, diharapkan tumbuh pula kepedulian dan rasa tanggung jawab siswa terhadap kebersihan lingkungan sekitar.
Pemerintah Kecamatan Comal berharap aksi ketuk hati ini dapat menular ke sekolah-sekolah lain di wilayah Comal. Dengan gerakan massal yang konsisten dari generasi muda, mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, dan lestari bukan lagi sekadar impian.















